Mengenal Akta Pendirian PT Terbuka

Akta pendirian PT terbuka juga pastinya memiliki beberapa persyaratan yang telah mereka lengkapi terlebih dulu, banyak sekali orang yang mengeluh terhadap susahnya melengkapi beberapa prosedur untuk memulai sebuha usaha, maka dari itu dari tahun lalu pemerintahan kita telah mengupayakan untuk menyelesaikan kasus ini. Karena dengan membuka usaha baru jelas juga akan menambah lapangan pekerjaan yang baru pula, sehingga akan berdampak terhadap kurangnya pengangguran yang ada di indonesia, lain daripada itu mendirikan sebuah usaha yang baru juga akan memberikan nilai tambah terhadap pergerakan perekonomian lokal. Maka dari itu dari tahun lalu pemerintah telah mengupayakan agar bagaimana cara untuk mempermudah dalam mendirikan sebuah perseroan terbatas atau PT. Untuk anda yang masih awam terhadap hal ini maka baik untuk anda agar bisa menyimaknya dengan baik sebagai berikut


Sebelum anda berani mengurus prosedur untuk bisa mendirikan sebuah PT maka terlebih dulu anda harus menyiapkan modal yang tidak sedikit. Seperti yang telah dituliskan dalam UUD No 40 Tahun 2007 untuk modal dasar sebuah PT sendiri yakni minimal 50 juta dengan 25% dari jumlah uang tersebut akan disetorkan sebagai modl di sektor PT. Maka dari itu maka tak heran apabila banyak sekali orang yang memiliki kendala terhadap nilai tersebut karena modal yang miliki bisa dikatakan sangat pas-pasan. Yang kemudian UU tersebut telah di perbarui yakni besaran modal yang dimiliki untuk sebuah pendirian PT akan tergantung pada kesepakatan pertama para pendirinya. Meski demikian tetap saja usaha pendirian ini hanya berlaku untuk UMKM.

Kemudian yang selanjutnya akan di urus yakni ada domisili usaha, dimana usaha anda tersebut akan berdomisili dimana, karena tanpa domisili usaha yang telah sesuai dengan peruntukanya, maka sebuha badan usaha yang akan di dirikan tidak akan mendapatkan lembar penting yakni Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP). Padahal untuk SKDP ini sendiri tidak bisa anda abaikan kerena sangat penting untuk mendapatkan dokumen legalitas usaha. Sama halnya dengan kepemilikan NPWP, SIUP dan juga TDP yang harus anda persiapkan.