Kenali Stunting pada Anak dan Dampak yang Ditimbulkannya

Stunting adalah sebuah gangguan yang terjadi pada pertumbuhan anak secara kronis. Kondisi ini terjadi karena adanya kekurangan nutrisi dalam rentang waktu yang lama atau disebut dengan malnutrisi. Stunting mulai terjadi pada usia balita yaitu 1 sampai 3 tahun. Gangguan pertumbuhan ini akan berdampak pada anak Anda.


1.      Proses Tumbuh Kembang yang Tidak Optimal

Stunting akan paling mudah terlihat dari ukuran tinggi anak Anda. Di mana pertumbuhan tingginya tidak seperti anak seusianya. Kondisi tumbuh kembang yang tidak optimal juga dapat terlihat dari kemampuan anak yang lambat berjalan. Hal ini menunjukkan saraf motoriknya tidak bekerja dengan optimal.

Perlu Anda ketahui malnutrisi ini diperhitungkan sejak anak berada di dalam kandungan dan terus berlangsung hingga usia 3 tahun. Anda sebenarnya bisa melakukan antisipasi dan pencegahan akan gangguan ini dengan mengonsumsi gizi yang cukup selama masa kehamilan. Dilanjutkan dengan mengonsumsi makanan bergizi untuk menghasilkan ASI yang berkualitas.

Tahap selanjutnya dengan melakukan pemberian susu formula untuk membantu kebutuhan gizi bayi agar dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. Ada banyak jenis susu formula berkualitas yang tersedia. Anda bisa mendapatkannya dengan harga promo lebaran 2018 diskon hingga 28%.

Faktor yang menjadi penyebab terjadinya stunting yaitu ibu selama masa kehamilan dan menyusui kekurangan Asam Folat, Protein, Kalsium, Zat Besi, Omega 3, dan Serat. Bayi tidak mendapatkan ASI eksklusif dan juga makanan pendamping ASI yang berkualitas. Kondisi lingkungan yang kotor juga akan menyebabkan infeksi dan timbulnya berbagai penyakit.

2. Kesulitan dalam Berkonsentrasi 

Dampak selanjutnya terlihat ketika anak Anda mengalami gangguan konsentrasi. Anak akan kesulitan untuk belajar dan memahami sesuatu karena tidak dapat berkonsentrasi dengan baik. Kesulitan konsentrasi pada anak menandakan anak Anda memiliki tingkat IQ lebih rendah dibandingkan anak seusianya. Kondisi ini akan mempengaruhi tingkat akademik anak Anda.

3. Sistem Imun yang Rendah

Anak yang mengalami stunting akan mudah terserang penyakit karena rendahnya sistem imun pada tubuhnya. Bahkan ketika dewasa akan menyebabkan anak Anda berisiko lebih besar untuk menderita diabetes, penyakit pembuluh darah, kanker, stroke, dan juga jantung. Untuk itu Anda perlu memberikan asupan nutrisi yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh anak.

Stabilitas sistem imun pada anak bisa diatasi dengan melakukan imunisasi yang rutin sejak masih bayi. Imunisasi yang dilakukan akan memberikan ketahanan tubuh pada anak terhadap berbagai penyakit yang dapat menyerangnya. Suntik imunisasi ini biasanya dilakukan di posyandu atau puskesmas dan bidan yang ahli di bidangnya.  

Kesehatan anak Anda perlu dijaga sejak di dalam kandungan. Nutrisi yang dibutuhkan tubuh harus dipenuhi dengan baik agar anak terhindar dari berbagai kondisi kesehatan yang buruk. Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasi permasalahan pada anak secepat mungkin.